Pilgubsu, 5 Juta Pemilih Perempuan Ancam Golput!


Sebanyak 5 juta pemilih perempuan terancam tidak akan menggunakan hak pilihnya (golput) pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 7 Maret 2013 mendatang. Pasalnya,  keberpihakan pasangan Cagubsu-Cawagubsu kepada kaum perempuan dan responsif gender masih belum jelas.“Saya telah mengkoordinir sejumlah organisasi perempuan. Jika tidak ada kejelasan untuk menuntaskan segala permasalahan terkait dengan perempuan, maka kita memutuskan akan golput dalam Pilkada mendatang,” ancam Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), Kemala Wati SH, Kamis (14/2).Dalam diskusi dan dialog serta sosialisasi Pilgubsu 2013 tentang Responsif Gender dalam Pembangunan Sumut yang digelar Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) bekerjasama dengan KPU Sumut itu, Kemala Wati, mengajak para pasangan Cagubsu-Cawagubsu untuk membayangkan jika 5 juta pemilih perempuan di Sumut tidak memilih siapapun dari seluruh kandidat yang bertarung dalam Pilgubsu itu.Kemala Wati, menilai keberpihakan pasangan Cagubsu-Cawagubsu kepada perempuan dan responsif gender dalam pembangunan Sumatera Utara masih tidak jelas.“Karena, belum ada tindakan nyata tentang program konkrit dari para pasangan itu jika terpilih menjadi pemimpin Sumut kedepan. Jika itu terjadi, maka sejumlah kaum perempuan mengancam golput,” sebutnya.Terkait hal ini Cawagubsu, Soekirman, meminta Kementerian Pemberdayaan Perempuan memberikan solusi dan mengajarkan pemerintah setempat tentang cara menyusun anggaran terhadap responsif gender itu.“Jika kita tahu mana yang belum dijalankan dan sudah dijalankan, upaya yang berkaitan dengan anggaran responsif gender itu akan optimal. Kmenterian PP dan dinas terkait juga bisa memberikan pandangan dan pembelajaran bagaimana menyusun anggaran tersebut agar bisa optimal dan tepat sasaran,” sebut pasangan nomor urut 1 itu.Sementara Cawagubsu, Jumiran Abdi, memastikan pihaknya mendukung segala bentuk peningkatan dan penuntasan permasalahan tentang perempuan.“Ketua partai kita saja perempuan, bagaimana bisa kita tidak memberikan dukungan tentang sesuatu yang berkaitan dengan perempuan. Jangan meragukan program apa yang akan kita laksanakan untuk meningkatkan pemberdayaan terhadap perempuan,” kata pasangan nomor urut 2 ini.Sedangkan Ketua Tim Pemenangan pasangan Charly (Chairuman-Fadly) menegaskan, kepedulian terhadap perempuan tidak diragukan lagi, karena perempuan wajib dimuliakan. “Program dari pasangan Charly pasti mengkedepankan tentang kesempatan dan peluang peningkatan perempua,” ujarnya.Karena, katanya, pasangan Charly memberikan kesempatan kepada kaum perempuan, tapi tidak untuk yang ‘karbitan’. “Jadi, perempuan yang sudah menonjol, harus berani tampil,” katanya.Selanjutnya Cawagubsu, HT Erry Nuradi, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan janji tapi bukti di lapangan. “Program PNPM di Serdang Berdagai sudah digunakan 10 ribu perempuan. Maka, bukti saja yang kita berikan, tidak janji,” tegas pasangan nomor 5 ini.Sedangkan pasangan, Amri-RE, tidak memberikan pernyataan, karena tidak hadir, termasuk perwakilannya di forum dialog serta diskusi tersebut. 

Iklan
By Pancur Batu Posted in berita