Bupati Deli Serdang Apresiasi Pemenang Festival Serampang 12 se-Nusantara


Pemenang festival serampang 12 se Nusantara tahun 2016 diapresiasi Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan. Selain itu, mengapresiasi panitia Parade Akbar Multi Etnis Bhineka Perkasa Jaya Deli Serdang 2016 yang akan digelar pada tanggal 29 Oktober 2016 mendatang.Pasalnya, mereka telah meraih predikat pemenang festival Serampang 12 se Nusantara yang berasal dari Kabupaten Deliserdang itu juara I Mudi-mudi atas nama Nurul Huda dan Arnisa Frida Dianta dari sanggar Tamora’88, juara II Muda Mudi pasangan atas nama Muhammad Sofyan dari Kecamatan Pantai Labu dan Icmi Humairah dari sanggar Cipta Pesona, sedangkan Ratu Serampang 12 tahun 2016 ini terpilih Icmi Humairah.Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menyampaikan terima kasih dan bangga atas prestasi yang diraih putra-putri Deli Serdang sebagai juara I festival Serampang 12 se Nusantara.“Prestasi ini tentunya harus di pertahankan dan ditingkatkan,” kata Bupati Deliserdang Ashari Tambunan saat menerima rombongan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, Selasa (27/09/2016).Pemenang Festival Serampang 12 se-Nusantara tahun 2016 ini telah berlangsung 17 September lalu di anjungan Sumut Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Sama halnya rencana kegiatan parade Akbar Multi Etnis Bhineka Perkasa Jaya Deli Serdang 2016.Untuk itu, Pemkab Deli Serdang sangat mendukung guna untuk memperkenalkan seni budaya maupun adat istiadat serta melestarikan seluruh etnis yang ada, karena sejalan dengan visi dan misi pembangunan Deli Serdang.

By Pancur Batu Posted in berita

Harga BBM Diminta Tak Diubah


Pemerintah diminta tidak lagi mengubah harga bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya diubah mulai 1 Oktober mendatang. Hal itu karena harga solar subsidi dan premium dalam tiga bulan terakhir tidak banyak berubah. Pengamat Energi dari Reforminer Institute, Pri Agung Rakhmanto mengatakan, dalam tiga bulan terakhir, harga minyak berkisar di antara 40-50 dollar AS per barel. Harga itu diprediksi bakal berlanjut hingga akhir tahun ini. “Jika acuannya pada harga tiga bulan terakhir, pemerintah tidak perlu menetapkan harga baru,” tegasnya di Jakarta, Minggu (25/9).Selain menyoal tentang tidak signifikannya perubahan harga BBM, Pri Agung juga menyoroti posisi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang dalam tiga bulan terakhir menguat hingga menyentuh angka 13.000 rupiah per dollar AS.Tidak perlu ditetapkannya harga baru BBM, terang Pri Agung, agar sejalan dengan keinginan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi. Harga BBM dipandang sangat mempengaruhi stabilitas perekonomian.Seperti diketahui, pemerintah belum memfinalisasi penetapan harga baru BBM. Saat ini, pemerintah masih mengkalkulasinya dengan mengacu pada formula dalam tiga bulan terakhir. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gusti Wiratmaja Puja menyampaikan, setelah melakukan perhitungan, harga premium sejak 1 Oktober akan mengalami penurunan, sementara untuk solar akan naik. Terkait besaran penurunan dan kenaikannya, Wirat mengaku belum bisa menyebutkannya karena masih harus dibahas lagi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Menteri ESDM, Luhut B. Panjaitan. Dirinya hanya menyebutkan kisaran penurunannya dari 300-500 rupiah per liter.Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Bambang menyampaikan Pertamina, selama ini, banyak menderita kerugian karena penjualan BBM jenis solar yang tidak menguntungkan perusahaan milik negara tersebut.Dijelaskannya, MOPS solar naik sejak lama sehingga posisinya telah merugi sejak Agustus lalu. “Kenaikan harga solar karena keputusan pemerintah bersama Badan Anggaran DPRyang memangkas kuota subsidi BBM untuk solar dari 1.000 rupiah menjadi 500 rupiah per liter,” paparnya.

SELALU BERISIKO
Lebih lanjut, Wirat menyampaikan, selalu ada untung ruginya ketika pemerintah menetapkan harga baru untuk BBM. Dalam hal ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga akan mengauditnya.Pemerintah terakhir kali menetapkan harga baru untuk BBM pada Juli lalu yang berlaku hingga 30 September mendatang. Itu berdasarkan Keputusan Menteri ESDM tentang Harga Jual Eceran Jenis BBM tertentu dan Jenis BBM Khusus penugasan.Saat itu, harga solar subsidi ditetapkan sebesar 5.150 rupiah per liter dan jenis premium 6.450 rupiah per liter. Harga tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Dalam hal ini PPN dikenakan sebesar 10 persen dan PBBKB 5 persen dari komposis harga.

By Pancur Batu Posted in berita

Diduga Hendak Curi Sepeda Motor, 2 Pria Dihajar Massa


Diduga hendak mencuri sepeda motor, RAS (29) dan rekannya AS (30), keduanya warga Jalan Jamin Ginting Medan Tuntungan babak belur dihajar, Senin (26/9).Informasi yang dihimpun , peristiwa tersebut bermula saat Jonathan Tambunan (18) warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal (korban) sedang memarkirkan sepeda motor Jupiter MX BK 4834 AAE  miliknya di lokasi parkir Futsal Rajawali, Jalan Jamin Ginting  Medan Tuntungan.Saat korban tengah asik bermain futsal, seorang ibu (saksi) yang tengah mengantarkan minuman kepada para pemain futsal melihat  AS sedang mencongkel  kunci sepeda  motor korban. Sementara rekannya RAS terlihat memantau situasi di sekitar.  Diduga untuk menghindari kecurigaan, keduanya sempat berpura-pura datang ke arah korban seolah-olah ingin bermain futsal.Setengah jam kemudian, korban bersama teman-temannya yang hendak  pulang mendapati lobang kunci sepeda motornya telah rusak. Sementara kedua pelaku sempat pergi  meninggalkan lokasi futsal dengan tergesa-gesa.Korban kemudian memeriksa pemilik futsal memutar rekaman CCTV di lokasi. Dalam rekaman itu, dikatakan korban, kedua pelaku terlihat mendekati sepeda motor miliknya diduga  hendak mencuri sepeda motor tersebut.Tak mau pelaku kabur begitu saja, korban bersama rekannya lantas mengejar kedua pelaku seraya berteriak maling.Mendengar teriakan korban, warga sekitar lalu beramai-ramai mengejar pelaku dan sempat menghakiminya.Beruntung korban bersama rekan-rekannya  meminta warga supaya berhenti menghakimi kedua pelaku.Selanjutnya RAS dan AS diserahkan warga ke Polsek Delitua.Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan SH ketika dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan korban. Pihaknya masih menindaklanjuti kasus tersebut.

By Pancur Batu Posted in berita